With IGTV, Instagram takes aim at Youtube

https://www.wired.com/story/with-igtv-instagram-takes-aim-at-youtube/

Masih pakai Instagram sampai hari ini?

Gue udah lebih dari 5 bulan kalau enggak salah enggak main Instagram (temporary delete account, belum nemu cara delete account forever meskipun udah request data gue) dan hidup gue biasa aja. Enggak ada yang berkurang/hilang dari hidup gue.

Instagram mulai menjadi racun ketika mereka merelease fitur Story, yang kata nya niru Snapchat (gue enggak tau karena enggak main Snapchat). Sebelum Story, trigger orang main Instagram tuh cuma pas bete (terus scrolling, klasik), setelah ada Story, kalau bete: Nonton story. Atau: Bikin story. What a waste.

Following 30 orang, satu hari misalnya ada 12 following yang pasti bikin story, ambil rata-rata 3 story per-following tiap hari. 1 story = 15 detik. 36 * 15 = 540 detik = 9 menit waktu yang dihabiskan tiap hari untuk liat story. Daaan…. Jarang banget following cuma 12, story pun paling sering yang gue liat ada 4 story per-user.

Bayangin lo following 100 orang, 20 ehm, influencer, yang 20 influencer ini bisa bikin story 30an tiap hari, yang 70% nya cuma NGIKLAN. Dan belum liat iklan dari Instagram juga, kan?

Dan sekarang ada lagi pen-trigger untuk kalian para jiwa-jiwa muda milenial iluminati flat-earth pusingkuliah influencer whatever yang gampang bete dan kalau bete buka Instagram: IGTV. Seperti story, beda nya bisa ngerekam sampe 10 menit! Santai, ini belum seberapa.

Meskipun aplikasi ini terpisah dari Instagram, tapi enggak menutup kemungkinan si Instagram pun bakal ngadain fitur tersebut secara perlahan, setelah hampir rangorang migrasi dari IGTV ke Instagram, they simple deprecate it. uh

On IGTV, long-form vertical videos can go as long as ten minutes (previously, Instagram videos were limited to one minute). Instagram is making some exceptions for creators with massive audiences: They can post up to 60 minutes of video. IGTV videos will all be prerecorded, not live, although Instagram product manager Ashley Yuki indicated that live video is something the company will be looking at in the future.

lol. Lu mau nonton apaan dengan layar vertical/potret? Vlog? Endorse? Ah iya, ngerekam dosen lagi mengajar agar mahasiswa-mahasiswa yang berhalangan masuk atau kurang beruntung belum bisa menginjak bangku perkuliahan bisa mengikuti perkuliahan!

Bullshit.

User biasa bisa 10 menit ngerekam video, kalau lo influencer atau punya follower banyak, lo bisa ngerekam nya sampai 60 Menit. Btw, untuk yang ini:

(previously, Instagram videos were limited to one minute)

Gue enggak tau, seinget gue pas dulu pakai IG cuma bisa ngerekam kalau enggak salah cuma sampai 15 detik.

Sebenernya gue bukan terlalu skeptis sama Instagram, khususnya Content Creator yang membuat konten untuk “hiburan”/edukasi di Instagram, tapi gue suka kesel aja sama orang-orang yang bikin “Content” tapi enggak bermanfaat. Kalau iklan mah enggak usah di keselin, udah jelas. Oke mungkin gue sadar dengan hal ini, tapi gimana dengan teman-teman; Keluarga, atau yang lain nya? Gue enggak peduli juga sih, urusan mereka.

Entar ada Instagram Rewind. What the f

“Right now we’re focused on building engagement, and there are no ads in IGTV in day one,”

Obviously. Udah jelas lah ya enggak usah dibahas.

Mungkin kalian berkomentar: Yaudah riz kalau enggak suka jangan follow lah, atau kalau enggak mau main Instagram, ya delete lah. Hey, I did it! long time ago malah. Gue cuma mau ngasih tau nih kalau IG bakal release app baru nya yang bernama IGTV, dan lo bisa berlama-lama di Instagram.

Dan IG akan lebih dari TV

Banyak hal yang lebih bermanfaat yang bisa di bagikan, khususnya di Instagram. Kesalahan nya ada pada sisi “User” nya, bukan di sisi “Platform”. And almost of us, always love others human fault. Banyak celah yang bisa dieksploitasi.

Dan for the rest of us, kita akan enjoy dengan iklan. Mungkin ada yang berargumen People don’t hate ads, they only hate your ads. Hampir benar, sampai kalian tau behind the scene about how the Ads works.

P.S: Enggak subscribe Wired sehingga tidak bisa membaca tulisan sumber nya? Hmm, cuma $10/tahun (promo + dapet YubiKey), jika kalian miskin seperti saya silahkan baca nya disini aja: https://outline.com/mywuHZ , you are welcome.

Pro Tips: Use VPN, open on Incognito Window, Change your IP constantly. Or simply just subscribe they to show your support.